Country : Indonesia bendera inggris malaysia Vietnam Myanmar Japan Philippines Philippines
Find Us :    Facebook Icon Twitter Icon Gplus Icon Youtube Icon Linkedin Icon

Penerapan ISO 9001 Pada Instansi Kesehatan

Saat ini Instansi kesehatan tidak bisa hanya memberikan pelayanan yang biasa-biasa saja karena pelayanan dalam bidang kesehatan menyangkut hidup dan mati seseorang. Sudah saatnya setiap instansi kesehatan memiliki standar yang jelas dan pasti sehingga masyarakat yang menggunakan jasa dapat lebih tenang dan lega saat berobat.

Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pelayanan di lingkungan instansi kesehatan adalah dengan menerapkan ISO 9001 – sebuah standar manajemen mutu yang telah diakui secara internasional.

Penerapan ISO 9001 merupakan salah satu cara agar berbagai pihak yang terlibat dalam pelayanan kesehatan, seperti dokter, perawat, pegawai dan yang lainnya dapat memenuhi persyaratan sehingga pelayanan dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Selain itu penerapan ISO 9001 juga akan meningkatkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit atau instansi kesehatan yang bersangkutan.

Pada prinsipnya, ISO 9001 memberikan arahan serta aturan yang terkait dengan sistem perencanaan, pelaksanaan, pemeriksaan, serta tindakan pencegahan dan perbaikan dari masalah yang terjadi – bahkan dari masalah yang belum terjadi, namun berpotensi terjadi.

Jika semua arahan dan aturan yang ada pada ISO 9001 ini diterapkan maka kepuasan pada diri masyarakan dapat dicapai. Dengan memiliki suatu standar, instansi dapat meminimalisir kesalahan atau masalah yang ada. Penerapan ISO 9001 dimaksudkan dapat mengurangi resiko kesalahan dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit yang menyangkut kesehatan dan nyawa pasien.

ISO 9001 memiliki 8 prinsip yang dijabarkan sebagaimana penjelasan berikut.

Fokus pada pelanggan (pasien)

Kelangsungan suatu instansi sangat bergantung pada pelanggannya (pasien) sehingga pelanggan menjadi fokus utama.

Instansi harus memahami apa yang menjadi kebutuhan para pelanggannya dan memastikan bahwa tujuan instansi selaras dengan keinginan pelanggan.

Kepemimpinan

Keberhasilan suatu instansi biasa dimulai dari bisa atau tidaknya pemimpin untuk memaksimalkan sumber daya atau potensi yang dimiliki instansinya. Hal ini termasuk memberikan pelatihan kepada para pegawai.

Keterlibatan Karyawan

Karyawan perlu menyadari bahwa peran aktif mereka dalam perusahaan juga diperlukan untuk mencapai tujuan. Masing-masing karyawan harus memahami tugas dan tanggung jawab mereka.

Pendekatan Proses

Penekanan penting pada poin ini bukanlah pada hasil namun proses. Untuk mencapai sebuah hasil atau tujuan, proses tidak dapat dipisahkan.

Pendekatan Sistem Pada Manajemen

Memahami semua proses yang ada saling berkaitan membentuk suatu sistem untuk mencapai tujuan perusahaan.

Perbaikan yang terus-menerus

Kepuasan pada hasil yang dicapai harus terus menerus ditingkatkan dan peningkatannya harus diterapkan pada berbagai aspek.

Pendekatan Faktual pada Pengambilan Keputusan

Keputusan yang diambil harus berdasarkan pertimbangan yang matang melalui data yang akurat dan informasi yang valid.

Hubungan yang Saling Menguntungkan dengan Pemasok

Mutu produk atau jasa yang diberikan oleh pihak ketiga sangat mempengaruhi mutu akhir produk suatu organisasi. Oleh karena itu, memantau kinerja pemasok merupakan hal yang sangat penting.

Prinsip-prinsip manajemen mutu tersebut harus ditanamkan kepada semua pihak rumah sakit untuk memahami secara mendasar tindakan-tindakan yang diperlukan dalam membangun dan menerapkan sistem manajemen mutu secara konsisten dan berkesinambungan. Tanpa menggunakan prinsip manajemen mutu tersebut, maka manfaat ISO 9001 menjadi tidak maksimal.

Dilihat dari delapan prinsip yang terdapat pada ISO 9001 tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa ISO 9001 memiliki cakupan yang luas di segala aspek yang terdapat pada berbagai bidang, termasuk juga untuk instansi kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas. Artinya melalui penerapan ISO 9001 maka pelayanan yang berkualitas, efektif dan efisien pasti dapat dicapai. Penerapan di beberapa rumah sakit dan puskesmas telah membuktikan hasil yang mampu mendongkrak citra instansi kesehatan tersebut, dan yang terpenting adalah meningkatnya kualitas layanan kepada masyarakat. Bila kualitas terdongkrak, maka masyarakat akan semakin yakin bahwa instansi kesehatan di negara ini merupakan tujuan satu-satunya ketika masyarakat membutuhkan  pelayanan kesehatan.

Jadi Penerapan ISO 9001 di lingkungan rumah sakit dan puskesmas, adalah suatu kebutuhan !

MGlobal / Iso.org

Categories: News

Tags: ,

Comments are closed