Country : Indonesia bendera inggris malaysia Vietnam Myanmar Japan Philippines Philippines
Find Us :    Facebook Icon Twitter Icon Gplus Icon Youtube Icon Linkedin Icon

Kebijakan Mutu (Quality Policy) dalam ISO 9001:2008

Kebijakan Mutu (Quality Policy) dalam ISO 9001:2008
Kebijakan Mutu merupakan salah satu dokumen yang wajib dimiliki oleh setiap perusahaan atau organisasi yang menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008.
Kebijakan Mutu adalah kebijakan resmi dan tertulis dari pimpinan puncak perusahaan tentang komitmen perusahaan dalam memperhatikan dan mempertimbangkan aspek-aspek mutu dalam aktifitas keseharian organisasi atau perusahaan.

Defenisi Kebijakan Mutu berdasarkan ISO 9001:2005
Di klausul 3.2.4 Kebijakan Mutu adalah tujuan dan arahan sebuah organisasi secara menyeluruh yang terkait dengan mutu yang dinyatakan secara resmi oleh pimpinan puncak.

CATATAN 1
Pada umumnya kebijakan mutu konsisten dengan kebijakan menyeluruh organisasi dan menyediakan kerangka kerja bagi penetapan sasaran mutu.

CATATAN 2
Prinsip Manajemen Mutu yang disajikan dalam standar ini dapat merupakan dasar bagi penetapan kebijakan mutu.

Tanggung jawab Pimpinan Puncak untuk menetapkan Kebijakan Mutu
Dalam sub klausul 5.3 SMM ISO 9001:2008 disebutkan bahwa Pimpinan Puncak harus memastikan bahwa Kebijakan Mutu:

  1. Sesuai dengan tujuan organisasi;
  2. Mencakup komitmen untuk memenuhi persyaratan dan untuk terus-menerus (continually) memperbaiki efektivitas Sistem Manajemen Mutu (Quality Management System)
  3. Menyediakan kerangkan kerja untuk menetapkan dan meninjau Sasaran Mutu;
  4. Dikomunikasikan dan dipahami oleh internal organisasi
  5. Ditinjau kesesuaiannya secara terus menerus

Berdasarkan dari 5 hal diatas, tiga pertama dialamatkan untuk persyaratan kebijakan, dan dua sisanya dialamatkan untuk bagaimana kebijakan dikomunikasikan ke seluruh organisasi dan bagaimana hal itu akan ditinjau untuk “kesesuaian ” dengan bisnis organisasi.

Tujuan dari Kebijakan Mutu

Kebijakan mutu organisasi merupakan bentuk komitmen organisasi kepada para pelanggannya.

  • komitmen terhadap kualitas
  • komitmen untuk perbaikan berkesinambungan dari sistem manajemen mutu
  • konteks untuk sasaran mutu,
  • bagaimana tujuan organisasi berhubungan dengan kebutuhan pelanggan.

Sebuah kebijakan mutu harus mencakup komitmen yang jelas untuk kepuasan pelanggan dan perbaikan terus-menerus. Kebijakan mutu organisasi harus memiliki pernyataan yang jelas dan harus dipahami oleh staf organisasi.

Kebijakan mutu suatu organisasi harus menyediakan kerangka kerja untuk menetapkan dan meninjau sasaran mutu organisasi

Contoh Kebijakan Mutu

  • Kami PT ABCD akan konsisten menyediakan produk dan layanan yang dapat memenuhi atau melebihi kebutuhan dan harapan dari pelanggan kami. Kami akan secara aktif meningkatkan kualitas melalui program yang memungkinkan setiap karyawan untuk melakukan pekerjaan mereka dengan benar setiap saat.
  • Kami PT XYZ memproduksi …. (nama produk) …. Kami memproduksi dan memasarkan produk-produk ini baik untuk pasar domestik dan luar negeri. Tujuan kami adalah untuk menghasilkan produk yang dapa tmemenuhi kebutuhan pelanggan kami. Kami terus meningkatkan produk dan layanan

kami untuk memenuhi kebutuhan pelanggan kami lebih baik. Sistem manajemen mutu kami dirancang untuk menjamin pemeliharaan kualitas produk melalui evaluasi, inspeksi dan verifikasi proses pada semua tahap produksi.

BE PREPARED FOR ISO 9001:2015 !!
Revisi Fundamental pada ISO 9001:2015
Apa manfaat perubahan di ISO 9001:2015 bagi Organisasi?
Sasaran Mutu Dalam ISO 9001:2015
Edisi Terbaru ISO 9001:2015 Sudah Terbit

Contact
WQA APAC
Graha ISKA 165, 5th Floor, Jl Pramuka Raya No. 165
Jakarta, 10570 Indonesia
Phone : +6221 – 4260769, Hotline +628111496821 (Whatsapp)
Email : jakarta@wqa-sea.comadministration@wqa-sea.co.idtraining@wqa-sea.co.id

Save

Categories: ISO 9001

Comments are closed